Tanya Jawab seputar AsianBrain
Saya butuh waktu yang lama dan pertimbangan yang panjang, sebelum memutuskan untuk bergabung di AsianBrain. Saya sudah melakukan penelitian, bertanya pada orang-orang yang pro maupun kontra (terhadap Asian Brain maupun Anne Ahira). Akhirnya, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, tanggal 1 Agustus 2007 lalu saya bergabung dengan AsianBrain.
Karena diawali dengan penelitian dan belajar lebih dalam mengenai “apa sebenarnya bisnis AsianBrain itu, alhamdulillah kini sedikit banyaknya saya sudah tahu.
Dan kebetulan, tanggal 3 Agustus 2007 lalu, saya disapa oleh seorang rekan, yang kebetulan tertarik untuk bergabung dengan AsianBrain, tapi masih ragu. Kami terlibat dalam sebuah tanya jawab. Karena saya merasa pembicaraan ini seperti sebuah FAQ AsianBrain, saya coba sharing rangkumannya di sini. Semoga bermanfaat.
===================================
Teman: Pertama kali denger cerita asian brain, yang di otak saya itu MLM, alias multi level marketing pak. Sedangkan saya itu punya trauma ama yang gitu2an. Masak saya diajak temen ikut seminar MLM…pulang kerja blom makan seminarnya sampek jam 11 malem… Yang ada pegel semua badan
Jonru: O.. bukan MLM. Saya juga pernah ditipu teman soal MLM. Jadi saya tahulah. Walau sebenarnya saya tidak anti MLM. Cuma jengkel saja sama perilaku orang2nya yang tak kenal etika
Asianbrain = sekolah internet marketing. Jadi asianbrain itu cuma mengajari kita, begini lho cara berbisnis via internet. Untuk selanjutnya, kita sendirilah yang usaha
Teman: Begini pak. Yang saya ingin tanyakan soal asian brain itu. Apakah kita itu menjual produk yang kita punya? melalui internet?
Jonru: Bisa ya bisa tidak. Intinya asianbrain itu cuma sekolah. Dia mengajari kita CARANYA. Lalu kita praktek sendiri. Mau jualan produk, mau jadi agen penjualan produk lewat internet, terserah kita.
Jadi asianbrain sama sekali tidak menyuruh kita menjual sesuatu. Kalo pun ada, itu cuma optional. Boleh dipake boleh tidak, yaitu sistem referal. Jadi kalo ada orang yang daftar ke asian brain lewat kita, maka kita dapat komisi 50 ribu.
Tapi ini bukan MLM, soalnya cuma satu tingkat. Dan ini bukan wajib. Kalo gak suka, gak dipake juga gak apa2
Nah, kalo ada 4 orang yang daftar lewat kita, berarti kita kan dapat 200 ribu perbulan. Ini sama saja = kita ikut asianbrain ssecara gratis. Soalnya biaya bulanannya kan 200 ribu. hehehe..
Teman: Seperti ini mungkin contohnya: Saya punya web probadi…Trus boleh donk saya pasang tu web anne di web saya. Maka orang pun akan coba mmembuka dan kalo tertarik dan daftarlah dia lewat web saya…” Seperti itu y apak?
Jonru: Iya,spt itu
Teman: Trus uang 200 ribu yang bapak contohkan tadi, tiap bulan dapatnya pak? Atau ada batasannya?
Jonru: Kita akan dapat selama orang itu masih terdaftar di asian brain
Teman: Saya in layouter sebuah majalah…Na saya itu juga pengen banget belajar menulis selain melayout.
Jonrusaja: o ic.Kalo sukses bisnis online, insya Allah gak perlu ngantor lagi. Saya juga sebenarnya nyesal, kenapa gak dari dulu belajar internet marketing. Saya belajarnya setelah resign. Kalo sejak lama, kan hasil dari internet bisa buat modal usaha
Teman: Cuma tadi saya juga berfikir…199.000 / bulan itu memang benar untuk orang indonesia masih terlalu mahal. Saya blom daftar sih pak, karena saya masih berfikir..Apa yang saya dapatkan dari 199.000?
Jonru: Tapi ilmu itu kan emang mahal. (Soal apa yang akan didapatkan), wah… saya gak bisa janji ya…Tapi selama kita sungguh2 belajar dan berusaha, isnya Allah akan dapat hasil yang jauh lebih desar dari 199 ribu itu. Ini bukan janji2 muluk spt bisnis2 lain, Sebab semuanya tergantung pada diri kita. Asianbrain tak pernah menjanjikan apapun.
Jonru
(*)



[...] cukup maklum ketika banyak teman yang kaget, tidak menyangka, heran, bahkan bingung, ketika saya bergabung dengan Asian Brain (AB), sebuah perusahaan yang didirikan oleh Anne Ahira (AA). Ya, sikap seperti ini dapat dimaklumi, [...]